Blog Toko
Temukan event, kabar terbaru, dan promosi terbaru di sini!
Sep 20, 2020
Viral di Medsos , Ini 4 Fakta Wisata Sawah Svargabumi Magelang

Viral di Medsos, Ini 4 Fakta Wisata Sawah Svargabumi Magelang

Rabu, 2 September 2020 17:23

Reporter : Shani Rasyid



Merdeka.com

Svargabumi merupakan sebuah obyek wisata yang berada di Kelurahan Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur, Magelang. Letaknya yang tak jauh dari Candi Borobudur, membuat obyek wisata itu menjadi pelengkap wisata alternatif yang berada di kawasan Borobudur selain Puthuk Setumbu dan Gereja Ayam.

Tempat wisata ini menghadirkan konsep wisata Instagramable dengan lokasi tengah sawah disertai prorpeti foto yang menarik. Menariknya, keberadaan tempat wisata itu tak hanya memberi keuntungan bagi pengusahanya, namun juga petani sekaligus masyarakat sekitarnya.


Alasan dinamakan Svargabumi

Pungki, pemilik taman wisata itu mengatakan tempatnya dinamakan Svargabumi karena memiliki makna surga keindahan yang ada di muka bumi. Dia mendirikan taman wisata itu karena lokasinya cukup dekat dengan Candi Borobudur, yakni hanya 300 meter.

“Jadi sebenarnya potensi utama tempat ini ada di Borobudur. Dari situ kita ingin menambah alternatif selain ke candi. Tapi kita juga tidak mau jauh-jauh dari candi," kata Pungki.


Menyewa Tanah Petani


 


Dalam membuat taman wisata sawah itu, Pungki mengaku menyewa tanahnya dari petani setempat. Namun petani setempat masih diperbolehkan untuk menggarap sawahnya di kawasan wisata itu.

“Pemilik (tanah)nya sekitar 30-an orang. Jadi ini kita garap sudah sejak Bulan Juli 2019,” kata Pungki dikutip dari YouTube Ganjar Pranowo pada Selasa (1/9).


Dulunya Sawah Tadah Hujan


Dulunya, sawah tempat taman wisata Svargabumi itu merupakan sawah tadah hujan. Penyiraman padi yang ditanam di sana hanya bergantung pada hujan yang turun, sehingga sawah itu hanya digarap saat musim hujan dan hanya bisa 2 kali panen dalam setahun.

Pengelola Svargabumi menyewa lahan sawah itu dengan konsep simboisis mutualisme. Mereka membuat sistem pengairan sederhana serta memberikan bibit serta pupuk pada petani. Hal inilah yang membuat mereka mampu mengelola sawahnya sepanjang waktu tanpa kehadiran wisataw


Mensejahterakan Petani


Walaupun menyewa ladang sawah milik petani dan petaninya masih bisa menggarap sawah di tempat itu, Pungki sebagai pemilik Svargabumi tidak mendapat jatah hasil panen dari sawah itu.

“Malah senang saya. Nanti para petani bisa makmur,” ujar Suroso, salah satu petani yang menggarap sawah di taman wisata itu.

Sep 20, 2020
Svargabumi, Wisata Tengah Sawah dengan Spot Instagramable

Kompas.com - 15/08/202


Penulis Kahfi Dirga Cahya | Editor Kahfi Dirga Cahya


KOMPAS.com - Kabupaten Magelang kini punya tempat wisata baru yang hits.

Diberi nama Svargabumi, tempat wisata ini tidak jauh dari Candi Borobudur. Dilansir dari Tribun Jogja, Svargabumi cukup sohor karena memiliki spot Instagramable.


Lokasinya berada di tengah hamparan persawahan dengan spot selfie menarik, serta pemandangan Candi Borobudur dan Bukit Menoreh. Saat kali pertama masuk Svargabumi, pengunjung akan disambut hamparan persawahan yang hijau sudah menyambut wisatawan. Spot Instagramable Svargabumi Sepanjang pematang sawah sudah dipasangi jalan terbuat dari kayu dan bercabang ke 22 spot selfie yang ada di tempat wisata.


Spot foto pertama adalah kayu berukir dengan frame Candi Borobudur di kejauhan. Melewati pematang sawah dan meloncat dari satu spot ke spot lain terasa mengasyikkan. Terlebih saat pagi, ketika pemandangan Candi Borobudur dan Bukit Menoreh tampak dengan jelas. Saat sore hari, lebih bagus lagi, pengunjung bisa melihat sunset dari sini. Pengunjung bisa bebas memilih spot mana untuk dijadikan latar foto. Ada spot foto dengan pemandangan background candi, spot ayunan, spot di tengah sawah, dan banyak lainnya. "Spot-spot di sini modern, namun tidak merusak lingkungan. Kemudian, mengatur pola tanam sawah yang ada. "Untuk saat berada ini, bisa menemukan tanaman padi yang sudah mulai berbuah, namun ada juga yang masih mulai ditanam," Satu di antara pemilik SvargaBumi, Putranto Cahyono. 



Putranto mengatakan, nama SvargaBumi ini dipilih karena lokasi ini layaknya tempat yang indah seperti di svarga atau surga. Wisata ini sengaja dirintis sebagai wisata alternatif di Kawasan Borobudur. Konsepnya alam dengan daya tarik utama pemandangan Candi Borobudur. “Kita ingin menambah wisata alternatif di daerah Borobudur. Karena selama ini, kan terpusat di Borobudur," kata Putranto, Rabu (12/8/2020). "Nah, setelah kita pelajari lingkungan, konsep-konsep desain, kita ada sawah. Dan kebetulan, kita lihat kemana-mana juga kayaknya kok masih kurang begitu banyak yang wisata sawah. Jadi akhirnya kita menemukan ini, kita pinginnya menjadi sawah modern," lanjutnya.

Sejak dibukanya pada tanggal 8 Agustus 2020, banyak pengunjung yang sudah berdatangan. Sehari, rata-rata ada 100 orang per hari yang datang dari berbagai daerah. Daerah seperti Magelang sendiri, Yogyakarta, bahkan luar pulau seperti Sulawesi dan Kalimantan. "Per harinya rata-rata pengunjung sampai 100 orang yang datang dari berbagai daerah. Keistimewaan, selain bisa selfie dengan latar belakang Candi Borobudur dan keindahan pegunungan Menoreh. Waktu yang baik untuk datang pada pagi atau sore hari biar tidak kepanasan," katanya.


Seorang wisatawan dari Kalimantan, Vita mengaku mendapatkan informasi soal wisata ini dari media sosial. Saat ini, ia memang sedang berkesempatan berlibur dari Kutoarjo hingga ke Jogja dan Magelang saat ini. Ia tertarik datang karena spot fotonya yang unik dengan latar belakang Candi Borobudur. "Lokasi ini kami harapkan bisa menjadi alternatif wisata dan berharap agar kebersihan tetap terjaga. Semoga kebersihan dijaga dan menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya. Cara menuju Svargabumi Menuju SvargaBumi tidaklah sulit, jaraknya hanya sekitar tiga kilometer dari Candi Borobudur. Pengunjung dari Candi Borobudur cukup ke arah selatan ke arah Balkondes Ngaran atau dengan berbekal GoogleMaps, destinasi ini mudah ditemukan. Lokasi tepatnya ada di tengah persawahan, pinggir jalan, di perbatasan Dusun Ngaran dan Dusun Gopalan, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur.





Pengunjung Suka Selfie di Spot Ini Harga tiket masuk Svargabumi Sesampainya di sana pengunjung bisa menuju loket masuk dan membeli tiket. Harga tiket dewasa sebesar Rp25.000 dan anak-anak Rp15.000. Sebelum masuk, wisatawan diperiksa dulu suhu tubuhnya. Mereka juga wajib mengenakan masker dan menjaga jarak saat di tempat wisata. Tempat cuci tangan terpasang di sepanjang lorong masuk. Jam buka Svargabumi yakni pukul 08.00 sampai 17.00 WIB, setiap hari kecuali hari Kamis.


Sementara untuk hari Sabtu dan Minggu buka mulai pukul 06.30 sampai 17.30 WIB. Tawarkan Panorama Enam Gunung Saat pandemi ini ada pembatasan jumlah pengunjung dan menerapkan protokol kesehatan yang harus dipatuhi pengunjung. Pada pandemi ini, khusus hari Kamis, libur. Sementrara pembatasan sebesar 50 persen dari kapasitas maksimal 1.500-2.000 orang. Jika ingin berkunjung taati protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak minimal satu meter, gunakan hand sanitizer dan rajin mencuci tangan, serta pastikan suhu tubuh normal di bawah 37,3 derajat celcius. Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Wisata Hits Baru : SvargaBumi, Selfie di Tengah Sawah dengan Latar Belakang Candi Borobudur.